Band asal Amerika Serikat, Linkin Park memastikan kalau musik mereka selalu berkembang.
Liputan6.com, Los Angeles, Amerika Serikat Band asal Amerika Serikat, Linkin Park memastikan kalau musik mereka tak akan kembali ke era 'Hybrid Theory' ataupun 'Meteora'. Dikutip dari harian Rolling Stones, Kamis (17/4/2014), band yang beranggotakan Chester Bennington, Rob Bourdon, Brad Delson, Dave Farrell, Joe Hahn, dan Mike Shinoda in sudah memiliki arah bermusik sendiri yang tentunya jauh lebih luas ketimbang pulang ke genre awal.
Namun demikian, jika melihat single terbaru mereka yang bertajuk 'Guilty All The Same', dapat disimpulkan pula kalau mereka juga sudah meninggalkan era 'A Thousand Sun' dan 'Living Things' yang banyak disebut-sebut sebagai identitas baru mereka dalam bermusik.
"Kami bukan lagi anak-anak belasan tahun yang berusaha membuat musik keras. Kami adalah sekumpulan pria berusia 37 tahun yang sedang menyuguhkan formula musik keras." komentar Mike Shinoda mewakili Linkin Park.
Ditambahkan mereka, tingkat emosi yang akan mereka mainkan di album baru nanti juga bakal jauh berbeda dengan lima album sebelumnya. "Pemicu kemarahan pria 37 tahun juga beda dengan apa yang kita pakai waktu itu. Karena itu, kami berusaha membuang hal-hal lembut atau emo dari musik kami." lanjutnya.
Diungkap Shinoda, meski resikonya cukup tinggi, hal ini adalah sebuah pembuktian kalau band yang digawanginya ini akan selalu membawa perubahan yang tak bisa diduga. Bahkan oleh fansnya sendiri.
"Seperti penggemar Linkin Park ketahui, kami selalu memiliki sound yang berbeda dari album ke album. Dan hampir terlalu dini untuk memperkirakan akan seperti apa sound kami di album baru nanti," pungkas Shinoda.
Rencananya, album bertajuk The Hunting Party ini bakal dirilis secara global mulai 17 Juni 2014 mendatang.(Feb)
(feby)Source : http://showbiz.liputan6.com/read/2038710/linkin-park-kami-bukan-anak-anak-belasan-tahun-lagi